DIALEKSIS.COM | Aceh - Ketua partai Demokrat Aceh Muslim SHi, MM untuk menjadi calon wakil gubernur mendampingi Mualem dalam Pilkada Aceh mendatang sangat tepat, Hal ini diungkapkan oleh Teuku Heppi Suaidi, Wakil Kepala BPOKK DPD Partai Demokrat Aceh, yang akrab disapa Lalok.
DIALEKSIS.COM | Aceh Tenggara - Anggota Komisi IV DPR RI Muslim, SHi meminta kepada penyuluh pertanian yang ada di Aceh Tenggara untuk membantu petani dalam penerapan tata kelola pertanian dalam menumbuhkan kembangkan kelembagaan agar dapat menghadapi daya saing dan produktif.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Mawardi, SE terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Barat. Ia terpilih setelah 12 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di kabupaten itu mutlak memberi dukungan kepadanya
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Setelah melewati proses pemilihan calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat serentak 13 Kabupaten/Kota, masing-masing Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) menyerahkan nama-nama calon ketua untuk disampaikan kepada Tim 5 yang terdiri dari 3 unsur DPP dan 2 dari unsur DPD.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, Provinsi Aceh adalah salah satu basis kekuatan Partai Demokrat di wilayah Sumatera, salah satu jangkar kekuatan yang harus terus dijaga dan tingkatkan.
Mengawali rangkaian konsolidasi Ketua Partai Demokrat Aceh, Muslimdan rombongan disambut ratusan kader dan simpatisan di perbatasan Sumut dan Aceh Tenggara, Jumat (28/01/2022). Sambutan tersebut dilakukan dengan prosesi adat khas Alas.
DIALEKSIS.COM | Kutacane - DPD Partai Demokrat Aceh dibawah kepemimpinan Muslimterus melakukan upaya konsolidasi dengan seluruh kader Demokrat di Aceh. Ini merupakan upaya memperkuat organisasi serta memastikan kerja Demokrat sinkron dengan arahan Ketua Umum AHY.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Senin (16/08/2021), sejumlah kader utama Partai Demokrat Aceh membuat laporan hukum terhadap Marzuki (Cek Ki) yang mengaku-mengaku sebagai Ketua Partai Demokrat Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) dan membuat pernyataan Bohong dan Menyesatkan. Marzuki juga dianggap menyinggung Kedaulatan dan Kehormatan Partai yang secara hukum diakui dan telah disahkan oleh negara.